Divorce

You know, some parents get along much better when they don’t live together. They don’t fight all the time and they can become better people. Much better mommies and daddies for you. And sometimes they get back together. And sometimes they don’t, dear. And if they don’t, don’t blame yourself. Just because they don’t love each other doesn’t mean that they don’t love you. There are all sorts of different families, Katie. Some families have one mommy, some families have one daddy, or two families. Some children live with their uncle or aunt. Some live with their grandparents,and some children live with foster parents. Some live in separate homes and neighbourhoods in different areas of the country. They may not see each other for days, weeks, months or even years at a time. But if there’s love, dear, those are the ties that bind. And you’ll have a family in your heart for ever. All my love to you, poppet. You’re going to be all right. Bye-bye.

– Mr. Doubtfire

Hm…Robin Williams..another very good actor. Di film ini dia berperan bagus sebagai seorang ayah yang merindukan anak-anaknya. Kalimat di atas diambil dari bagian paling akhir dari film di mana Mrs. Doubtfire memandu acara untuk anak-anak. Salah seorang dari anak2 itu mengirim surat. Dalam suratnya anak itu bercerita bahwa orangtuanya bercerai dan sepertinya tidak sayang lagi padanya. Jadi…kalimat diatas adalah jawabannya… Waktu aku menyimak kata-katanya kok aku jadi merasa sedih ya… Pada kenyataannya memang ada keluarga yang seperti dia katakan. Yang hidup terpisah, jauh dari ayah, ibu, sodara kandung… gak bisa setiap hari ketemu mama, papa…kakak, adek… Well, banyak orang di sekitarku yang seperti itu dan itu TIDAK DISEBABKAN KARENA PERCERAIAN ORANGTUA. Jangan jauh-jauh, aku juga seperti itu. Jauh dari rumah, gak bisa setiap hari ketemu langsung sama bapak, mama, kakak, adek, ponakan, tante…semua! Itu dikarenakan kondisi aku harus di sini untuk hidup sementara mereka di sana. Bukan hal yang mudah loh… Nah, bagaimana dengan mereka yang terpisah karena perceraian orangtua ya? Dari beberapa film yang pernah aku tonton juga, anak-anak dari orangtua yang bercerai lama-kelamaan menjadi terbiasa dan akhirnya bisa menerima keadaan itu. Yah, walau dengan melalui berbagai usaha dan masalah. Tapi gak banyak juga yang tidak seperti itu…

Walo diluar keliatan happy, tapi di dalam hati sebenernya mereka sedih banget. Aku inget pengalaman pertamaku punya temen yang orangtuanya bercerai. Itu waktu kelas 1 SMP. Aku kaget mendengar ceritanya dan lebih kaget lagi melihat ekspresinya. Di luar dia tuh anak yang ceria, ceriwis, iseng, pokoke nakal-nakalnya anak 1 SMP gitu deh…mungkin gak ada yang tau kalo latar belakang kondisi keluarganya seperti itu…dan aku juga gak tau kenapa tiba-tiba dia bercerita, sama aku pula…tapi aku sedih waktu lihat dia sedih… bener-bener gak nyangka. Aku kira semua keluarga seperti keluargaku yang tinggal dalam 1 rumah, tiap hari ketemu..bisa cerita2, ketawa2..dll… Tapi ternyata gak begitu..Aku akui saat itu mataku baru mulai terbuka bahwa tidak semua keluarga seperti itu. Well, saat itu juga aku mulai belajar mendoakan temanku. Gak tau untuk apa atau kenapa. Yang jelas aku gak mau lihat dia sedih tapi gak tau bisa berbuat apa. Dan sekarang…orang-orang dengan gampangnya bercerai… apa mereka tidak pernah berpikir tentang perasaan anak-anaknya ya? Apa yang ada dalam benak dan pikiran mereka saat melihat anak-anak ya? Apa mereka belum pernah menonton Mrs. Doubtfire?

25 Jan 07

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s