You Know Better Than I


I thought I did what’s right
I thought I had the answer
I thought I chose the surest road
but that road brought me here
So I put on the fight
and told You how to help me
Now just when I have given up
the truth is coming clear

You know better than I
You know the way
I let go the need to know why
‘Cause You know better than I

If this has been a test
I cannot see the reason
But maybe knowing “I don’t know”
it’s part of getting through
I’d try to do what’s best
And faith has made it easy
To see the best thing I can do
is put my trust in You

I saw one cloud and thought
it was the sky
I saw a bird and thought
that I could follow
But it was You who taugth
That birds to fly
If I let You reach me
Will You teach me… ?

For You know better than I
You know the way
I let go the need to know why
I’ll take the answers You supply
You know better than I

Lagu ini aku kenal sejak 4 tahun lalu saat melihat film Joseph The King of Dream versi animasi. Saat itu tidak ada teks Inggrisnya di layar, yang ada bahasa Indonesia. Aku sangat menyukai lagu ini. Pertama, aku sangat terkesan dengan syairnya yang sangat tepat menggambarkan keadaan Joseph atau Yusuf, sebuah kisah dalam Alkitab yang juga aku kagumi. Kata orang aku ini tipe musikal, jadi apa-apa selalu dihubungkan dengan musik dan semacamnya. Mungkin itu benar, karena kalau hanya membaca saja kisah Yusuf masih kurang lengkap tanpa ada soundtrack yang menyertainya. Jadi waktu dengar lagu ini…wah! Yusuf banget!

Kedua, karena kata-kata dalam syair itu ternyata juga sangat mewakiliku setiap aku merasa sok tau di hadapan Tuhan. You know better than I. Dengan mengatakan itu maka akupun menyerahkan kembali segala sesuatu tentang kehidupanku kepada-Nya.

Ketiga, suara penyanyinya bagus banget!! Namanaya David Campbell. Ada dua versi lagu, yang satu full orkestra dan yang lain hanya dengan iringan piano tunggal. Dua-duanya bagus. Full orkestra ada di film dan yang lain aku dapat dari MP3. Itupun tidak sengaja. Dan gak cuma lagu itu aja yang ada di film tapi masih ada beberapa lagu lain yang juga punya syair yang indah. Sayang, aku masih belum mendapatkan kaset or cd soundtracknya. Tapi aku semangat untuk dapat menyanyikannya dengan cara mencatat sendiri teksnya. Abis, nyari di internet gak dapet. Maka aku dengerin lagu ini berkali-kali. Dulu di komputerku ada i-tune yang bisa mencatat berapa kali sebuah lagu diputar dan lagu ini menduduki peringkat teratas! Maka, dengan bantuan teman, coret-coret dibanyak tempat, jadilah teks di atas (mungkin masih ada yang keliru, jadi tolong dikoreksi lagi bagi yang tau lagu ini)

Saking sukanya dengan lagu ini, aku gak pernah bosen untuk mendengarnya berulang-ulang. Lagi dan lagi dan lagi… Ada beberapa fase dalam hidupku dimana lagu ini menjadi soundtracknya. Salah satunya adalah saat aku sedang meyelesaikan tahap akhir skripsi. Yang udah atau yang sedang skripsi pasti juga tau gimana rasanya. Aku pikir aku sudah melakukan yang benar dan yang seharusnya. Aku kira aku sudah mengambil langkah yang mantap..tapi ternyata kadang mandeg di tengah jalan. Kadang pingin nyerah, capek, bosen, kesel.. tapi…the truth is coming clear!

Ada juga saat aku kesel banget karena tidak diikutsertakan dalam salah satu bagian penting membahagiakan dalam kehidupan keluarga besarku di Bekasi. Banyak hal yang tidak aku ketahui yang mengiringi proses bagian penting itu. Rasanya seperti tidak menjadi bagian di dalamnya. Rasanya seperti orang bodoh yang tidak tau apa-apa bahkan hal terkecilpun. Awalnya aku pikir, bagaimana aku bisa mendukung hal itu jika sedari awal aku tidak diikutsertakan? Bagaimana aku dapat benar-benar merasa bahagia jika aku sendiri tidak tau apa-apa… Tapi kemudian lagu ini terdengar di telingaku.. maybe knowing “I don’t know”, it’s part of getting through!

Dan masih banyak lagi kesempatan dalam hidupku dimana aku merasa dapat mengendalikan segalanya. Dan saat aku menghadapi kenyataan bahwa aku tidak bisa muncullah pertanyaan klasik yang sebenernya aku jua gak suka kalo ditanya hal itu : KENAPA? Kayak iklan, tanya kenapa. Yup, pertanyaan itulah yang sering aku lontarkan pada Tuhan. Kenapa..kenapa.. dan kenapa…

I let go the need to know why
I’ll take the answers You supply
You know better than I

Memang tidak menjawab pertanyaanku tapi ada baiknya tidak semua hal aku ketahui dan tidak segala hal dijelaskan.

Btw, seperti di Ester, nyadar gak seh kalo dalam syair lagu di atas sama sekali gak ada kata ‘Tuhan’?

19 Oktober 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s