Sing sabar ya…

Akhirnya aku bisa (setidaknya) lebih jernih melihat apa yang baru ku alami kemarin. Masih dalam keadaan kurang tidur, sekarang aku bisa belajar lebih memahaminya. Yah, bisa aja karena jam biologis orang yang beda-beda membuat beberapa temanku tidak bisa tidur malam di jam yang sama denganku. Sementara, sepanjang hari aku yang dah beraktivitas butuh untuk istirahat di waktu malam.

Masalahnya mungkin karena hal itu gak terkomunikasikan dengan baik. Walaupun sudah sering aku katakan kalo malem-malem tuh jangan berisik, kalo jam 5 sampe 10 malem tuh lebih baik listrik dihemat dan lain-lain, gak berarti mereka mengerti kalo maksudnya adalah aku butuh well rest at night dan itu berarti tidak ada suara-suara yang menggangu.

Hm..aku selalu yakin bahwa pada dasarnya teman-temanku adalah anak-anak yang baik. Dan aku sungguh-sungguh mengatakanya. Dengan begitu tidak usah ada pikiran buruk terlintas yang bisa membuat keadaan menjadi semakin memburuk. Namanya aja hidup bersama mestinya ada rasa saling memahami dan menghargai. Ini baru dua tahun. Yang udah 25 tahun hidup bersama aja kadang masih ada cekcok.

Sing sabar ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s