Bila Nanti Yesus Datang

Dia selalu datang di saat yang tidak tepat, kalo bisa dikatakan demikian. Adalah pas aku lagi belepotan dengan sampah, adalah pas kuyup karena keringat, pokoknya gak well banget (hehe, pinjem istilah nih!). Rasanya saat itu pingin banget jadi orang yang gak kelihatan. Kayak salah satu anggota Fantastic Four gitu deh. Tapi jelas gak bisa. Dia datang untuk ketemu aku yang siap gak siap harus tetep berhadapan sama dia.

Hm… yang masih gitu aja aku dah merasa gak enak, apalagi nanti kalo Yesus yang datang ya? Aku suka lagu dari Kidung Jemaat yang judulnya Bila nanti Yesus datang. Karena didekatku sekarang ini lagi gak ada bukunya dan aku inget-inget lupa syairnya, kao gak salah seperti ini kata-katanya: Bila nanti Yesus datang menata intan-Nya. Tiap orang yang percaya kepunyaan-Nya. Tiap orang percaya kelak bercahaya, bagai intan permata di mahkota-Nya.

Aku bayangin gimana nanti Yesus menata intan-Nya. Gimana bercahayanya nanti tiap orang percaya. Kalo boleh dan kalo bisa aku pingin kedapatan siap saat Dia datang. Ya…mungkin aja bisa sama keadaannya kayak waktu dia datang, tapi aku pikir gimanapun penampilanku nanti yang penting adalah kesiapan hatiku dalam menyambut-Nya. Aku gak perlu malu dan yang terlebih penting aku gak buat Dia malu.

Kapan? Aku juga gak tau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s