Lihat Baik-baik

Aku masih ingat sampai sekarang. Seorang temanku pernah bilang jangan lihat orang hanya dari penampilan luarnya aja. Lihat baik-baik. Kenal lebih dekat. Maka kamu akan tau apa yang sebenernya terjadi pada orang itu. Klise ya? Semua juga mungkin dah sering dengar hal ini. Tapi apa semua yang dah pernah denger pernah juga mencoba melakukan nasehat ajaib ini?

Aku pernah. Waktu itu aku ikut paduan suara yang akan mewakili propinsi untuk festival paduan suara tingkat nasional. Ada satu putri anggota kontingen yang sedari awal selalu terlihat menyendiri dan sengaja memisahkan diri. Aku tidak kenal dengan mbak ini. Karena KKN aku sempat mundur dari latihan selama 2 bulan. Padahal waktu itu juga belum lama terpilih masuk tim. Aku kira juga setelah kembali KKN mereka sudah akan siap berangkat ke tempat lomba yang ada di luar pulau Jawa. Ternyata waktu pelaksanaan festival diundur karena alasan keamanan dan aku dipanggil kembali untuk memperkuat tim. Aku ketinggalan banyak hal termasuk dalam mengenal sesama anggota kontingen dan mbak penyendiri tadi. Beberapa hal tidak enak tentangnya sempat beredar di antara kami. Gak penting banget deh menurutku. Buatku saat itu adalah mengejar ketertinggalanku dalam penguasaan lagu. Urusan kenal-mengenal nanti aja selama latihan yang tinggal beberapa kali lagi. Nanti selama di perjalanan menuju ke tempat lomba juga bisa kan? Tapi aku sempat bercerita tentang mbak ini pada seorang teman yang beberapa kali pernah ikut menemani latihan. Dia bilang jangan lihat orang hanya dari penampilan luarnya aja. Lihat baik-baik. Kenal lebih dekat. Maka kamu akan tau apa yang sebenernya terjadi pada orang itu. Lagian katanya lagi kasian kan kalo nanti mbak ini bener-bener sendirian gak ada temen di tempat lomba nanti. Aku pikir saat itu posisiku juga sama dengan mbak ini. Sama-sama gak kenal banyak orang. Gak kayak yang lain yang rata-rata berasal dari paduan suara yang sama. Akhirnya aku mau menganggap hal ini penting dan mencari-cari cara supaya bisa ngobrol dengan mbak ini. Setidaknya membuka percakapan dengannya. Susah euy.. Mbaknya pendiam juga sih dan kadang kalo lagi latihan gak gabung duduknya sama yang lain.

Ternyata eh ternyata mbak ini memang tidak anggota paduan suara tetapi wakil propinsi untuk kategori nyanyi solo putri. Pantesan aja kalo latihan gak pernah bareng dan jarang terlihat. Mungkin yang lain dah pada tau secara mereka rutin latihan. Tapi aku baru tahu pas kami makin sering nyanyi keliling di beberapa tempat untuk pemanasan sekaligus pamitan. Mbak ini gak selalu ikut tapi ada kesempatan aku akhirnya lihat dan dengar dia membawakan lagu yang nanti akan dia nyanyikan di lomba.

Ternyata eh ternyata juga…pas sampe tempat lomba kami jadi teman sekamar dengan 2 anggota lain. Kalo inget awalnya bisa sekamar sedih deh.. Kami dah sampe ke hotel tempat nginep untuk beberapa hari disana. Aku sekamar dengan 2 orang temen yang lagi-lagi ternyata 1nya adalah adik kelasku di jurusan yang sama dan yang 1nya lagi kakaknya adik kelasku juga dikampus yang sama! Asik dunk… Dah mulai bongkar muatan tiba-tiba pintu diketuk. Aku lupa siapa yang pertama kali membuka pintu tapi begitu pintu dibuka mbak ini menyeruak masuk sambil menangis. Serentak kami kaget. Ada apa neeh? Setelah agak tenang dia bilang kalo dia belom dapet kamar dan ditolak dimana-mana. Duh… segitunya ya? Aku saat itu gak habis pikir sama temen-temen lain. Kok tega banget sih..Kita kan sama-sama capek. Mbok ya ditampung sebentar sebelum dapet kamar dari panitia misalnya, kan bisa.

Akhirnya kami sepakat akan tinggal berempat selama perlombaan ini. Gak peduli sebenernya mbak ini kamarnya dimana kita maunya berempat. Dan sejak saat itu aku makin mengenal mbak ini. Aku pun gak mau melewatkan kesempatan. Aku sengaja beli buku lucu dengan isi kertas yang warna-warni untuk kami isi sebagai diary bersama selama kebersamaan kami di tempat lomba. Awalnya pada bilang norak lah.. nolak-nolak lah… eh, akhirnya pada rajin ngisi tuh..! Seneng deh bisa saling curhat melalui tulisan, mulai dari menu makanan, pelatih idola, kostum sampe ke hal-hal pribadi yang kalo setiap aku baca selalu mampu membuatku tertawa sambil menangis pada waktu yang sama.Dari tulisan-tulisan mbak itu juga aku semakin kenal siapa dia. Lihat baik-baik. Kenal lebih dekat. Dia gak seperti yang temen-temen lain bilang. Sayang sekali mereka cuma lihat sekilas aja. Aku malah bisa belajar banyak dari mbak ini. Yang paling berkesan buatku adalah cara Tuhan bekerja dalam dirinya untuk membuatnya menjadi orang yang bisa bernyanyi yang memiliki hati sebagai penyembah sekaligus hati sebagai hamba.

Tiap kejuaraan pasti ada yang menang dan kalah. Walaupun mungkin hasil yang mbak ini dapatkan tidak sesuai dengan harapan dari kontingen tapi buatku hasil yang lebih penting adalah bahwa Tuhan sudah memenangkan hati orang-orang yang selama ini telah keliru dalam melihat esensi dari seluruh perlombaan ini. Kita menyanyi bukan hanya bernyanyi, bukan cuma untuk menciptakan harmoni. Kita bernyanyi untuk Tuhan dan memberikan hati serta hidup ini untuk-Nya. Itulah yang sedang Tuhan kerjakan dalam diri mbak ini.

Kami lewati bersama proses demi proses itu disana. Aku yakin banyak yang tidak bisa dia catat. Begitu juga dengan teman-teman lain. Tapi aku bersyukur Tuhan memberikanku pengalaman yang luar biasa selama disana yang tak akan aku tukar dengan apapun di dunia. Aku bersyukur buat temanku yang mengatakannya. Sederhana tapi mengubahkan. Sampe sekarang aku selalu mengingatnya. Lihat baik-baik. Kenal lebih dekat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s