Sahabat itu….

I’ve fnshed reading ur letter.. yup, thx God for gving u in my life as my bestfriend🙂 Kpn2 tukeran surat yuk.. Aku jd kpngin bc tulisan2ku😉 Love you, da. G’nite..

23:45:49

15-12-2008

Itu sms dari Virtri. Dia kayaknya kirim sms itu setelah yah.. setelah selesai baca surat-surat yang pernah aku kirim buat dia duluuuuuu banget. Waktu kuliah kami emang suka nulis-nulis surat dan nanti tukeran. Gak kirim via pos kok. Wong ketemuan hampir tiap hari. Lha, terus kenapa mesti surat-suratan? Kitanya aja yang emang norak! hahahaha..

Aku inget. Aku duluan yang sms dia bilang kalo aku baru aja nemuin lagi surat2 yang pernah dia tulis waktu aku lagi beresin kamar. Beresin kamar dalam versiku adalah artinya membongkar lagi hampir semua bagian yang walaupun dah tertata rapi tapi harus aku lihat-lihat lagi. Karena sering kali aku tuh menyimpan sesuatu yang menurut orang lain gak penting. Mulai dari benda-benda kecil, dokumen sampai sesuatu yang bahkan gak mungkjin bisa dipakai lagi. Sayang dong buang itu semua…. Tapi lama-lama aku kehabisan tempat buat nyimpen itu semua. Untuk itulah, secara berkala aku harus beresin lagi semuanya.

Surat-surat Virtri termasuk dalam susunan benda-benda yang aku simpan dari jaman prasejarah (lagi-lagi versiku lho..). Seru baca-baca lagi semua surat itu. Norak banget deh isinya… Mulai dari cuma kalimat-kalimat gak jelas, pernyataan narsis, sampe… curhat berlembar-lembar yang pasti bikin tangannya capek nulis. Iya juga sih…padahal kan hampir tiap hari ketemu. Kenapa gak langsung ngomong aja? Hey… kami sudah mengalaminya dan itu gak mudah. Maksudnya, pasti ada beberapa dan banyak hal yang gak selalu bisa terkatakan walopun dah ketemu langsung. Dan kadang-kadang kami juga bisa lebih leluasa bercerita dengan menuangkannya di atas kertas. Kami akui kami adalah pembicara-pembicara yang hebat… Hohohoho…maksudnya kalo dah bicara atau ngobrol bisa sampe berjam-jam! Nah, berjam-jam itu yang kadang gak kami miliki.

Jujur, aku gak inget lagi dah nulis apa aja ke dia dalam surat-suratku. Tapi kok dia bisa bilang: “thx God for gving u in my life as my bestfriend” ya? Heheheh…. emang aku nulis apa aja? Well, apapun yang aku tulis dan apapun yang juga dia pernah tulis semuanya kita ternyata dah gak terlalu inget lagi. Tapi aku sangat menikmati waktu-waktu saat aku nulis dan kirim-kirim surat seperti dulu. Rasanya menjadi kaya dengan cerita dan petualangan yang aku dan dia buat dalam kisah-kisah yang sekarang terekam dalam kertas.

Sekarang kami dah gak tinggal dalam satu kota lagi. Ketemuan bisa diitung dengan jari. SMS atau teleponan juga jarang banget. Udah pas satu kota pun mesti janjian dulu kalo mau ketemuan. Haha! Sama-sama sok penting gitu deh sekarang… (cie…). Tapi ada satu perasaan yang meyakini bahwa kami ada untuk satu sama lain. Dan ada beberapa batu peringantan yang secara perlahan dah kami bangun sejak dulu  untuk menjadi penanda bahwa kami ada saat yang lain membutuhkan. Buatku salah satunya adalah surat-surat peninggalan darinya.

Yah…itu tadi sms dari Virtri. Temen yang menyatakan dirinya sebagai sahabatku. Huehehehe… Orang bilang, yang namanya sahabat itu seperti bintang. Beda dengan persahabatan yang kata Sind3ntosca bagai kepompong. Bintang itu selalu berada di orbitnya. Eh, itu bulan ya? Intinya bintang itu selalu berada di tempatnya. Gk kemana-mana. Cuma kadang gak selalu terlihat dari bumi. Kalo pas terlihat bisa keliatan jelaasss banget. Bersinar. Tapi kalo misal langit lagi berawan atau turun hujan di malam hari, maka bintang gak keliatan. Tapi sebenernya bintang selalu berada di sana.

Sahabat walopun dah terpisah jarak dan waktu tetep aja sahabat. Hehehehe… sok kaleee bahasanya… tapi itu beneran kok…!

2 tanggapan untuk “Sahabat itu….”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s