Hitch

Haha…disini aku gak komentar gimana trik2 seorang cowok dalam ngegaet cewek.. Hitch aja deh jagonya..

Hitch. Aku harus mengakui bahwa ada banyak kata-kata bagus di film ini yang bisa dikutip. Editor kantorku mengakuinya juga kok.. Bukan dalam upaya seorang Hitch memperdaya wanita seperti sangkaan salah satu sasaran kliennya, tapi secara umum dalam kehidupan sehari-hari, banyak pelajaran yang bisa diambil dari Hitch.

Satu yang paling aku ingat, dan itu ku jadikan semacam milik kepunyaanku sendiri (opo toh istilah e..) adalah : WHEN YOU IN THE ROOM, BE IN THE ROOM.

Kapan aja, dimana aja, dengan siapa aja dan dalam kondisi apapun aku selalu ingat itu. Seringnya sih kalo lagi dalam suasana rapat/ pembicaraan serius dengan beberapa/ banyak orang. Kamu tau sendiri kan, aku ni orangnya males banget kalo disuruh ikut pertemuan yang isinya membicarakan ide/ gagasan/ konsep dan kawan-kawannya. Iya, iya, aku tau itu penting dan aku juga harus memberi perhatian untuk itu… Tapi bener2 harus berjuang keras untuk menghadirkan tubuh, jiwa dan roh di satu tempat pada waktu yang sama. Heheheheh…. gak betah gimana gitu, duduk lama-lama terus dengerin semua. Kadang aja sih bisa kasih ide (dan sekalinya ada, idenyanya tuh brilian abis…percayalah!) tapi seringnya bosen… Nah, dengan mengingat kata2 dari Hitch itu menolong aku untuk stay focus. Memberi perhatian, waktu, pemikiran dan juga ide-ide super brilian lainnya. Hehehehe….

Gak cuma pas berada di ruangan aja loh. Kalo pas lagi bicara sama seseoran juga aku menerapkan prinsip yang sama: WHEN YOU IN THE ROOM, BE IN THE ROOM. Kan bisa aja tuh.. kita ngobrol sama siapa gitu tapi pikirannya sebeenrnya lagi kemana-mana. Mikirin tugas lah, mikirin perut yang dah kelaperan lah, mikirin nanti pulang sama siapa lah (?!) Pokoknya banyak deh yang ada di otak, Kasian yang lagi ngomong di depan kita, gak disimak sama sekali. Kadang pura-pura nyimak dengan memberi guman oh, mm, oh. mm. yaaa…. Tapi tetep aja pikiran kita gak tercurah sepenuhnya sama lawan kawan bicara. Nah, aku juga pernah kayak gitu (lha tadi tuh contoh nya ya aku kok…:p). Semakin belajar untuk sepenuhnya berada di tempat di mana seseorang membutuhkan aku untuk gak hanya sekedar hear tapi juga listen apa yang ingin dia sampaikan. Apalagi kalo komunikasinya gak langsung, tapi via telepon. Huwah… bener2 butuh seni mendengarkan nh (mau aku ajarin?? Hohohoho)

Dan, satu lagi nih. Kadang kan ya, kita berada pada satu kondisi/ keadaan/ suasana yang gak ngenakin kita dan kita terpaksa gak bisa keluar dari situ. Bukan kita yang menciuptakan keadaan itu tapi kita jadi bagian di dalamnya. Nah, untuk hal2 kayak gitu juga, dengan segala kerendahan hati, kebulatan tekad dan kejernihan nurani (apaan sih..:D) aku juga berkata: WHEN YOU IN THE ROOM, BE IN THE ROOM. Contohnya nih.. Ntar, dalam waktu dekat ini (31/7), aku dan temen2 kantor semua pada mau jalan ke pantai. Mau refreshing gitu deh, tapi agak (agak loohh) wajib sifatnya. Yang survey dah promosin abis tempatnya. Foto pemandangan pantai yang selalu sama diaman aja (ya iyalah… ada air yg pasti), acara yg bakal digelar, plus doorprize segala. Tapi, refreshing di tengah persiapan safari pelatihan kayak gini???!!! Mana bahan belum lengkap, apa2 masih perlu di koordinasikan, dan  de el el lainnya.. STOP!! Aku tekan tombol pause sejenak. Heemm… betapa gak enaknya nanti kalo aku udah berada disana tapi pinginnya gak berada disana. Mau kayak gimana coba. Pasti garing abis. Bete. Mati gaya. De el el. Pasti nanti hasil fotonya merengut semua (hahahah… dah mikirin hasil foto pula…). Dan.. ternyata gak cuma aku yang sempet berpikir seperti itu. Tapi,,, Yooo… aku coba, sebelum benar2 berada disana, untuk menerima keadaan ini. Nanti aku akan berada disana, jadi ADA lah disana. Jangan dimana-mana atau kemana-mana. Hm…. rasanya menyenangkan sekali…!🙂 Lagipula sudah berapa lama juga aku gak ke pantai. Nikmatilah… Sebelum nanti berlelah-lelah melakukan perjalanan panjang dari satu kota ke kota lain, lebih baik nikmati apa yang ada satu persatu.. Gak tau ya temanku itu dah mau be in the room belum ya?

Kalo pengalamanmu sendiri gimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s