Kejujuran

Dalam sebuah komunitas kita butuh jujur dan kasih. Kadang kita berusaha untuk mengatakan yang sebenarnya tanpa ada kasih yang menyertai. Atau sebaliknya, karena kasih kita mungkin menunda untuk mengatakan apa yang sebenarnya kepada orang lain.

Jujur bisa berarti terhadap diri sendiri. Dengan kasih, saya berusaha untuk dengan jujur mengakui, mengenal dan mengerti siapa diri saya. Melihat ke dalam diri dan mengakui hal-hal yang terjadi dalam diri. Ketakutan, kebingungan, kegembiraan, kesedihan, kemarahan, semua perasaan yang ada mendapat pengakuan bahwa hal itu memang ada. Dan dengan demikian tidak perlu untuk berpura-pura menjadi orang lain selain diri saya sendiri.

Dengan kasih saya berharap juga dapat jujur mengenal dan mengerti orang lain. Siapa mereka dan perasaan yang ada dalam diri mereka. Mungkin mereka juga sedang mengalami proses  mengenal diri dengan jujur dan kasih terhadap diri sendiri, sama seperti saya. Dan dengan demikian saya tidak perlu berpura-pura mengasihi mereka sebagai orang lain, selain diri mereka sendiri.

Saya juga perlu untuk mengetahui jika ada hal yang salah yang saya pikirkan, katakan dan perbuat dengan harapan agar saya dapat memperbaikinya. Dan hal itu bisa saya dapatkan dari orang-orang yang dengan jujur dan kasih mengatakannya kepada saya. Saya tahu butuh doa dan keberanian untuk melakukannya. Dan itu juga bisa muncul dari pengenalan orang lain terhadap diri saya sehingga mereka bersedia dengan jujur dan kasih menyatakan kesalahan.

Demikian juga terhadap orang lain. Paling mudah untuk menjadi tidak peduli dengan orang lain. Dalam lingkungan yang saya pikir semua sudah mengetahui apa dan bagaimana yang benar, kecenderungan untuk tidak jujur dan kasih kepada orang lain kadang tetap muncul.

Bukan seolah-olah saya sudah berhasil meraihnya, tapi ini yang saya lakukan: Saya terus berusaha jujur dan kasih kepada orang lain sehingga dapat mengenal dan mengerti mereka untuk juga dapat bersama-sama mengetahui dan melakukan apa yang benar, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna. Mari bersama datang dengan jujur dan kasih kepada Tuhan, agar Dia juga yang akan menunjukkan pada kita bagaimana bisa dengan jujur dan kasih mengenal diri dan orang lain dalam kebersamaan di tempat ini.

***

Ditulis dalam rangka “tugas” PD Pagi Desember

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s