Royal Wedding

Jumat,  29 April 2011. Hari bersejarah bagi dunia. Semua mata tertuju ke Westminter Abbey, termasuk aku 🙂 Cari di CNN dan akhirnya bisa lihat acara pernikahan Willian dan Kate LIVE, walau tersendat-sendat karena koneksi internet yang rada lambat. Tidak semua moment dapat aku ikuti. Bahkan aku kehilangan bagian saat mereka bilang ” I do” yang kemudian belakangan aku tahu kalo ternyata mereka bilang “I will” 🙂

Sabtu 30 April 2011, aku balik lagi ke CNN. Mencoba mencari bagian yang tertinggal kemarin dan ternyata sudah ada video recap. Lalu ada juga video yang lain. Mataku tertuju pada salah satu judul yaitu Royal Wedding Ceremony. Hm.. Aku menikmati jalannya kebaktian nikah William dan Kate. Pembacaan dari Roma dengan logat British English, hal yg baru buatku dan semakin membuatku memuji Tuhan karena menciptakan berbagai macam logat bahasa yg melalui itu semua manusia boleh memperkatakan firman Tuhan. Yang lucunya , di salah satu surat kabar harian menyebutkan bahwa pembacaan dari “… Kitab Injil, Romawi, pasal 12….” Mungkin wartawannya tidak tahu kalau itu maksudnya ialah kitab Roma, bukan Romawi. Bukankah sebaiknya sebagai jurnalis, apalagi kalau sampai meliput ke Inggris sana, dia mencari tahu yang sebenarnya ya? Ada lagi video Singing at royal wedding. Kalo yang gak suka sama tipe-tipe lagu paduan suara pasti cepet bosen denger bagian ini.

Lalu ada juga isi doa dari Will dan Kate yang dibacakan di hadapan seluruh tamu undangan yang hadir. Sederhana tapi menyentuh. Aku sendiri tidak pernah menghadiri pernikahan sebuah keluarga kerajaan dan dengan demikian aku juga gak tau tata cara dan urutan liturginya. Namun acara kemarin tuh rasanya indah deh. Apa karena logat British dan pesona kemegahan yang sudah dibentuk dari awal yah? Gak juga.

Selasa, 3 Mei 2011, setelah semua kemeriahan berakhir. Kembali ke dunia nyata. Haha! Koran-koran masih ada yang mengangkat berita hal-hal sepele dari pernikahan agung abad ini. Misalnya, kita kan gak tau tuh  Si Will ama Harry bisik2 apa sepanjang prosesi. Nah, ada sumber yang ternyata bisa menerjemahkan bisik-bisik mereka, termasuk komat-kamot Will dan Kate di kereta kencana dan balkon. Hebat euy! Tentang gaun Kate juga gak kalah seru (I love it!). Kesederhanaan berbicara. Siapa bilang simpel gak bisa menawan? Hehehehe… Seorang kawan tua bahkan mendoakan agar sikap Kate yang sederhana ini tetap bertahan di tengah gemerlapnya hidup penghuni kerajaan. “Akan menjadi dampak yang sangat besar bagi rakyat Inggris nantinya jika Kate tetap begitu”. Ya, semoga demikian. Semoga itu bukan topeng yang sengaja dipakai untuk menutupi yang sebenarnya.

Udahan ah, dah mo pulang nih..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s