PX H-21. Said and Done.

PX. Akhirnya semalam aku balik ke kost. Dini hari tepatnya. Bareng temen2 dari UNY. Mencoba untuk bisa tidur cukup dan bangun segar jam 5. Rasanya kurang berhasil. Janjian lagi dengan Grace. Tiba di Wirobrajan, gak liat jam. Yang pasti masih agak cukup lama sampai jam kebaktian mulai. Seperti biasa, yg lain masih aja ada yang terlambat. Pemanasan sebentar dengan 2 lagu untuk pernikahan Mas Aryo dan kitapun siap2 menuju tempat sementara. Kenapa aku bilang sementara? Karena sehabis bernyanyi kita langsung cabut menuju tempat Mas Aryo (sekali lagi, sorry yo Mas ndak ikut..). Dan memang ternyata cepat sekali. Belum pun jam 9, kita udah selesai. Well, gak nyangka secepat itu. Padahal aku izin sampai jam 10. Sempat berpikir untuk ikut saja dan nanti kembali jam 10, seperti janjiku. Tetapi, aku gak memilih itu. Aku langsung terbang ke Wisma Joglo, yang ternyata sepertinya baru mulai kotbah juga. Jadilah aku ikut kebaktian di situ. Sambil melakukan persiapan akhir untuk closing aku berusaha untuk membuat diriku terjaga. Haha! Nguantuk tenan.. Kali ini aku bukan time keeper. Selesai memang set 11 kurang tetapi ternyata disepakati kalo closing akan mulai jam 11. Okay then..

Closing. Ada perubahan karena perkembangan acara. Action plan tetap dibuat tetapi kalo ini sharingnya bukan lagi atas nama gereja/ lembaga ataupun persekutuan, melainkan pribadi. Bersama-sama lihat video hasil subtitle sendiri (yeay! Senangnya…), lanjut menuliskan action plan. Bbrp menit lewat, lalu msuk berdua2 untuk saling berbagi dan mendoakan. Gak jadi putar instrumen. Cukup hening untuk menuangkan apa yang ada dalam hati dan kepala ke atas kertas. Yang awalnya (katanya bisa) 5 menit, akhirnya jadi sekitar 30’. It’s okay. Selanjutnya kesan, saran dan kesan. Supaya gak berlama-lama memberi kesempatan pada sebisa mungkin sebanyak orang, maka aku buat kursi panas. Walaupun akhirnya kursi itu gak diduduki, ternyata cukup efektif juga🙂 Dengan bantuan musik dari k’Simon sebagai alarmnya, peserta dapat secara singkat, padat dan jelas menyampain apa yang mereka ingin sampaikan. Sampai di peserta terakhir yaitu Bu Rebbeca. What a perfect bridge and ending! Maka diputarlah mini klip lagu Find Us Faithful dan doa penutup oleh k’ JOO. Thanks to bu ODY atas editan terjemahannya. Senang kalau ada lagu bagus dapat dimengerti oleh orang lain.. Semoga dapat menjadi berkat. Oh, lagu yang dibawakan mbak Dina juga, Go Without Knowing .. I’m so blessed!

Kost. Sudah di kost jam 3an. Rencananya sih mau tidur tapi kok gak bisa. Akhirnya set 7 sama Anggun cari makan pinjem motor Ina. Hmmm, sok jagoan gak pake jaket, ternyata duingin banget di luar. Soale terasa panas dalam kost, jadi gak bawa jaket keluar. Hmmm.. tempat yang mau dituju Anggun ternyata tutup. Aku sudah pesan di LamPoeng. Gak terlalu lapar sebenernya. Inilah sindrom kalo abis ikut acara2 yang makannya tersedia. Pulang ke habitat aslinya jadi rada males cari makan dan gak tau mau makan apa. Cuma terbayang sayur hijau sihh, soale itu yang kurang selama 3 hari ini. Gerimis datang waktu kita balik kost. Makan bareng sambil nonton film dan itu berkanjut sampai sekitar jam 10! Huwah.. sudah nasiku keras dan semut2 pada suka, akupun mengantuk berat..tapi kok teman2 kurang peka ya?? Hahahhaha…. mungkin mereka begitu merindukanku jadi enggan untuk beranjak dari kamar, hehehehe… Nah lo…. kok sekarang malah jadi lapar sih? Udah ah…. tidur..tidur.. besok udah Senin lagi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s