SAHUR….SAHUR! SAHUR….SAHUR!

Yeay… Akhirnya kita memasuki bulan puasa juga di tahun ini. Dan tadi pagi sudah terdengar suara yang disadari atau enggak, ternyata kangenin gitu. “Sahur.. sahur! Sahur.. sahur!” 🙂

Sewaktu di Bekasi dulu, anak2 pada keliling kampung membuat bunyi2an dari kaleng dan macem2 untuk membangunkan orang supaya segera sahur. Ketika di Samirono, mungkin karena kamarku berada di lantai 2, suara2 itu gak terlalu terdengar. Dan sekarang, keramaian itu semakin berkurang karena panggilan sahur hanya berasal dari mesjid aja. Apa karena kostku yg sekarang berpagar ganda jadi gak ada yang bisa lewat masuk ya?

Merenungkan ttg reminder untuk sahur itu, hampir sama dengan perenungan temenku tadi pagi, adalah bahwa saudara2 kita yang menunaikan ibadah puasa memiliki rasa kepedulian dan kebersamaan yang patut ditiru. Mereka saling memperhatikan jikalau ada yang mungkin tidak sahur, sehingga beberapa ada yang berinisiatif bangun lebih subuh, siap2 keliling sambil membangunkan, sementara gak lupa mereka juga harus sahur. Kalau boleh aku umpamakan, mereka peduli terhadap apa yang kita sebut sebagai proses menjalani disiplin rohani. Peduli terhadap pertumbuhan rohani orang lain dengan cara saling mengingatkan agar tidak lalai dalam melakukannya.

Nah, aku jadi berpikir.. Kadang aku tuh suka gak peduli sama apa yang sedang dilakukan oleh orang lain berkenaan dengan proses perjalanan dan pertumbuhan kerohanian mereka. “Ya.. kan itu urusan mereka sendiri2…” Gitu sih biasanya yg jadi excuse. Lagian juga gak banyak orang yang suka dan mau direcokin untuk urusan satu itu. Istilahnya, aku jadi makhluk individualis deh kalo dah berkaitan sama hal-hal rohani. PADAHAL… kalo dipikir2 lagi..(siang2 kok malah banyak mikir kayak gini yak? Faktor gak ikut sahur atau apa nihhh…?) bukankah lebih baik kalau kita berjalan bersama dalam perjalanan ini? Saling memperhatikan. Saling membangun. Saling mendorong. Dalam kasih.

 “dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.”

Ibrani 10:24

Gitu deh… So, selamat menunaikan ibadah puasa buat saudara2ku yang menjalankannya.. Kiranya kasih Tuhan memenuhi kehidupan saudara semua dan saudara2 menemukan kedamaian sejati dalam hidup ini.. Aku mengasihi dan mendoakan kalian.. Tetap semangat juga yak!  😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s