T.E. L. A. D. A.N

Keteladanan! Saya kira inilah soalnya. Orangtua dapat memberi wejangan yang selangit hebatnya. Orangtua dapat menyediakan uang saku membiayai anak-anaknya belajar ke luar negeri. Akan tetapi, apakah ini memberi garansi? Belum tentu. Sebab anak-anak tidak perlu wejangan atau uang saku yang berlebihan. Yang lebih mereka butuhkan adalah keteladanan, perhatian, dan kasih sayang.
Orangtua yang tak mampu menjadi teladan, akan hilang wibawa. Dan ketika wibawa sirna dari keluarga, anak-anak pun menjadi liar bagaikan kuda lepas dari pingitan.

Tak ada satu generasi pun yang tak ingin mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Akan tetapi, yang mersti kita ingat adalah pewarisan itu tidak mungkin cuma melalui kata-kata. Pewarisan hanya mungkin melalui keteladanan. Generasi tua harus mampu memberi teladan. Generasi tua harus mampu menjadi teladan.
Akan tetapi, bila generasi tua tak mampu menjadi teladan, generasi inilah yang akan meratapi kematian putra-putrinya.

Kalimat di atas saya kutip dari buku berjudul Iklan Bagi Anak Hilang yang ditulis oleh Pdt. Eka Darma Putera, Ph.D.

iklan_bagi_anak_hilang

Entah kenapa kemarin siang ketika selesai makan saya menemukan buku ini. Karena masih belum bisa kembali ke meja saya (ada perbincangan asik antara dua orang kawan yang posisi ngobrolnya pas menutupi jalan menuju meja saya), maka saya duduk dan membaca buku tersebut di perpustakaan. Buku itu merupakan kumpulan renungan seputar keluarga, gereja dan masyarakat. Semua renungan tersebut rupanya sudah pernah diterbitkan di dua harian ibukota.

Entah kenapa Keluarga menjadi bab pertama dari buku ini.

Entah kenapa saya begitu tertarik pada bagian dari bab 5 yang berjudul Teladan. Tulisan diawali dengan kisah keluarga Daud dan kemudian mengalir kepada keteladanan dari generasi tua ke generasi muda.

***

Mungkin karena saya enggan mengganggu percakapan asik dan memilih membaca buku karena tertarik dengan judul dari bab 1 nya.

Mungkin karena saya baru melewatkan Natal dan Tahun Baru bersama dengan keluarga yang lengkap dari Opung yang sudah sangat berumur dan adik-adik batita.

Mungkin karena saya sangat mengharapkan keteladanan itu diberikan oleh generasi tua ke generasi muda. Dan mungkin karena saya melihat adanya harapan bahwa keteladanan itu masih akan tetap dapat diwariskan selama kita mau hidup percaya dan taat pada Sang Teladan.

Satu tanggapan untuk “T.E. L. A. D. A.N”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s