Parched (2015)

​Nonton film ini karena tertarik dengan ulasan tentang 100 film India yang berpengaruh. Kira-kira begitu judul artikelnya. Sumbernya dari mana ya? Lupa. Pas cari-cari, dapet posternya dan kayaknya bagus. Masih belum begitu yakin sihawalnya dengan isi ceritanya.
Tentang 3 wanita dengan latar belakang berbeda dan mereka bersatu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Yang pertama, seorang janda muda yang ditinggal mati suaminya. Dia punya anak lelaki remaja yang sudah dinikahkannya kepada anak perempuan yang masih sangat muda juga. Pernikahan anaknya ini tidak bertahan lama. Anaknya masih sangat labil dan sangat terpengaruh oleh pergaulan buruk dari teman2nya. Janda ini tinggal dengan ibu mertuanya yang juga meninggal tidak lama setelah pernikahan cucunya.
Yang kedua, seorang istri yang mendapatkan tekanan karena sudah lama menikah namun belum bisa memberikan seorang anak. Si suami sangat kasar dan sering memukul. Tokoh pertama dan kedua sama-sama bekerja untuk menghidupi keluarga dengan cara membuat karya dari kain dan hasil karya mereka mendapatkan apresiasi yang baik. Sayangnya, pasangan suami istri yang selama ini telah menolong menghubungkan dan memasarkan hasil karya para wanita ini ternyata dibenci oleh sebagian besar warga desa.
Yang ketiga adalah seorang penari wanita yang sekaligus menjadi wanita penghibur untuk memuaskan para pria. Dia sedang berada di akhir kejayaan. Dicintai oleh rekan kerjanya yang lain, namun dimaknai berbeda. Entah mana yang benar. Dia merasakan cinta, kebahagiaan dan penghargaan diri yang sesungguhnya dari seorang pertapa yang hidup di gua. Kepada pertapa ini pula dibawanya tokoh kedua agar apa yang selama ini dirindukan bisa tercapai.

Di poster kebanyakan menampilkan gambar 4 orang wanita dengan 1 orang yang berlari di depan dan 3 wanita di atas mobil roda tiga. Nah, 1 orang itu adalah si tokoh kedua. Menantunya tokoh pertama ikut duduk di mobil. Dia juga punya kisah tersendiri. Bersyukur dia punya ibu mertua yang baik dan mampu kembali bangkit bersama cintanya.

Ketiga plus satu tokoh ini saling terkait oleh masa lalu dan sama-sama sedang merajut masa depan. Melawan pandangan dan “hal-hal wajar” yang selama ini dianut oleh warga desa. Mobil warna-warni yang menembus kegelapan malam seakan menjadi obor yang menerangi kegelapan hidup yang akan mereka tinggalkan. Potongan rambut baru seakan menandakan keberanian untuk menghadapi tantangan dan pilihan-pilihan hidup yang akan mereka hadapi selanjutnya.

Foto: IMDb

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s