7 Tips Merawat Jas Hujan

jacketpantsraincoat

Well, di musim hujan seperti ini yang namanya jas hujan atau mantol adalah benda yang paling dicari dan dibutuhkan. Tidak heran kalau harganya naik menjadi selangit mendekati musim hujan. Tapi.. karena akhir-akhir ini cuaca tidak bisa ditebak, tidak salah kalau Anda membeli mantol justru ketika belum membutuhkannya. Jika tidak, ya siap-siap merogoh kocek lebih dalam.

Saya sendiri membeli mantol malah ketika hari panas terik dan tanda-tanda akan masuk musim hujan belum tampak. Sedang menemani teman berbelanja di sebuah toko dan mata terpaku pada mantol abu-abu bergaris yang harganya lumayan murah, ketika itu. Karena mantol adalah salah satu benda wajib bagi pengendara sepeda motor, maka saya pun membelinya.

Nah, dari situ saya mulai melihat bahwa sekali mantol sudah dibeli maka mantol punya cerita yang berbeda-beda di tangan pemiliknya. Termasuk cara perawatannya. Daftar di bawah ini saya buat dari pengamatan saya dan bisa jadi berbeda dengan pengalaman Anda.  Berikut 7 tips merawat jas hujan versi saya:

1. Simpanlah jas hujan di tempat yang mudah diingat, mudah dicari dan mudah ditemukan. Sewaktu pertama kali beli, karena masih lama digunakan sampai musim hujan tiba, saya sempat lupa di mana meletakkannya. Alhasil, saya pun masih memakai jas hujan bersama yang ada di motor pinjaman.

2. Pakailah dengan benar. Mantol ada berbagai macam bentuk, model, warna dan ukuran. Apapun bentuk, model, warna dan ukurannya pakailah mantol dengan benar. Misal kalau model batman (terusan kira-kira selutut dengan penutup kepala dan biasanya berkibar-kibar kalau dipakai) pakailah dengan tudung kepala menutupi kepala, bukan di depan leher. Yang ada malah jadi penampung air hujan.

3. Segera jemur mantol setelah digunakan. Cara paling mudah memang dengan membukanya lebar-lebar menutupi motor. Kalaupun masih belum kering, setelah sampai di rumah/ kost sebaiknya digantung dengan menggunakan gantungan yang agak lebar. Bisa juga dengan menjemurnya seperti menjemur pakaian biasa. Tidak harus kena matahari langsung, nanti cepat rusak.

4. Jemurlah mantol di tempat yang aman. Jangan menjemur di teras yang mengundang orang untuk mengambilnya. Iya.. memang itu cuma mantol. Tapi yang namanya maling, mana peduli? 

5. Jemurlah mantol di tempat yang benar. Jangan diletakkan begitu saja di gantungan di kamar mandi (basahnya mengganggu handuk dan pakaian lain yang mau digantung). Jangan juga asal lempar di sembarang bangku (sejak kapan bangku menjadi alat pengering?).

6. Lipatlah kembali mantol dengan benar. Yang pasti sebaiknya ketika mantol sudah dalam keadaan kering. Ini yang paling malas dilakukan sebagian orang, menurut pengamatan saya. Jangankan dilipat, kadang masih dalam keadaan basah mantol hanya digulung-gulung dan langsung dijejalkan di bagasi motor atau bahkan hanya dijepit di bagian depan. Jangan heran kalau nanti mantol cepat robek.

7. 1 jas hujan untuk 1 orang. Heee… kalau ini sih bukan termasuk tips ya? Tetapi ini ada benarnya loh. Dengan memiliki jas hujan sendiri maka setidaknya kita bisa merawatnya sesuai dengan keyakinan kita masing-masing. Terkadang timbul perasaan tidak nyaman bagi sebagian orang ketika ingin meminjam mantol, apalagi kalau darurat. Pernah pakai mantol yang baunya bikin kita sering-sering menahan nafas? Atau, mantol dengan tambalan di banyak tempat? Kalau sudah begitu, mau apa lagi selain dengan paksa rela memakainya karena tidak ada pilihan lain. Kalau pun kita sudah punya dan ada orang lain yang mau pinjam, saya pikir tidak ada salahnya kita sampaikan aturan pemakaiannya. Kalau orang itu keberatan, ya tidak usah pinjam tidak apa-apa.

Disadari atau tidak, mantol atau jas hujan sudah seperti kulit kedua bagi kita di saat hujan. Sesuatu yang melekat pada kita dan melindungi kita dari terpaan hujan selama perjalanan. Jika hujannya sangat deras dan lama, mantol akan makin terasa menempel dan berat. Namun, kita sering lupa akan jasanya sesaat setelah melepasnya. Mentang-mentang hanya sesekali digunakan, bukan berarti mantol bisa diperlakukan seenak kita. Apalagi kalau mantol itu boleh pinjam dari orang lain. Padahal pemiliknya sudah berkorban agar mantolnya bisa kita pakai. “Risiko ditanggung pemberi pinjaman”, mungkin itu motto peminjam. Tapi tolong, jangan jadi orang yang sembarangan dengan berlaku sembarangan, bahkan hanya kepada sebuah jas hujan.

Demikian 7 tips merawat jas hujan versi saya.

Apakah Anda mau berbagi tips juga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s